Cara Aman Investasi Untuk Para Pemula (Lengkap)

Investasi kerap menjadi momok yang buruk bagi sebagian orang. Pasalnya, banyak orang yang gagal dan rugi bandar gagar-gara aktivitas yang satu ini.

Bermain investasi juga katanya butuh modal, keberanian, dan pengetahuan yang cukup. Sehingga untuk bisa berhasil, orang-orang awam akan sangat kesulitan.

Sebenarnya investasi akan menjadi sangat mudah kalau pelaku bisa mempelajarinya dengan baik dan benar.

Investasi juga tidak melulu harus bermodal besar, banyak jenis investasi yang bisa dimulai dari harga seratus ribuan.


Cara Aman Investasi Untuk Pemula


Untuk bisa berhasil, investor pemula hanya perlu mencoba dan belajar dengan serius. Di bawah ini adala cara aman investasi yang bisa dilakukan untuk pemula.

1. Tanamkan mindset yang baik dan benar

Mindset terbukti 80% sangat berengaruh pada laku setiap orang. kerja keras, pengalaman, dan keahlian seseorang sangat bergantung pada apa yang mereka pikirkan.

Tindakan akan selalu berbanding lurus dengan pikiran. Sebagai seorang investor, kamu harus punya mindset yang benar.

Jangan sampai kamu selalu pesimis dan gagal menjalankan investasi pertamamu. Berfikirlah positif, jangan takut, optimis, dan pantang menyerah.

2. Perhatikan inflansi

Investasi sangat dekat hubungannya dengan naik turunnya harga saham. Apalagi, ketika kamu memilih jenis investasi jangka panjang, inflasi tidak boleh kamu abaikan begitu saja.

Biasanya investasi jenis saham dan reksadanalah yang sering bersaing dengan inflansi. Dengan memperhatikan inflansi inilah kamu bisa tau kapan saja potensi saham akan naik dan turun.

3. Perhatikan modal dan aset yang kamu miliki

Orang-orang menyebutnya diversifikasi. Diversifikasi adalah membagi modal atau aset yang kamu miliki kedalam beberapa bagian.

Bentuk asetnya misalnya seperti emas, saham, ataupun surat-surat berharga.

Diversifikasi dilakukan supaya ketika kamu mengalami kerugian, kamu masih memiliki beberapa aset atau modal lain yang masih berpotensi mendatangkan keuntungan.

4. Perhatikan investasi yang akan kamu pilih

Sebagai seorang investor pemula, wajib hukumnya mempertimbangkan investasi apa yang akan kamu pilih dan berapa jangka waktu yang kemungkinan dibutuhkan, jangka pendek ataukah jangka panjang.

Ada berbagai pilihan rekomendasi produk investasi. Antara laiinya adalah reksa dana pasar uang (1-2 ahun), reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana campuran (2-5 tahun), reksa dana saham (>5 tahun).

5. Detailkan untuk apa investasi itu kamu lakukan

Kamu perlu memiliki tujuan investasi agar aktivitas yang kamu lakukan punya target dan ukuran. Investasi tidak boleh dijalankan mengikuti arus dan mengalir begitu saja.

Kamu bisa memulainya dengan menentukan secara detail untuk apa investasi yang akan kamu lakukan.

Apakah untuk liburan, membeli rumah, modal pernikahan, dan lain sebagainya. Setelahnya kamu bisa memberikan rentang waktu dan besaran dana yang ingin kamu wujudkan.

6. Disiplin dan konsisten adalah kunci

Dalam berinvestasi tentu kamu memerlukan strategi, sama halnya dengan orang yang akan berperang. Misalnya, kamu harus punya kesiapan finansial yang cukup sebelum akan memulai investasi.

Atau jika kamu tak punya cukup waktu untuk memperhatikan pergerakan pasar saham setiap hari, kamu bisa memilih strategi investasi yang jangka pemantauannya bisa dilakukan bulanan.

Kamu juga harus konsisten berinvestasi. Semakin rutin, disiplin, dan konsisten peluang untuk mendapatkan keuntungannya akan semakin besar.

7. Update terus perkembangan informasi seputar investasi

Selain harus memiliki pengetahuan dasar dan informasi umum tentang dunia investasi, kamu juga harus mengupdatenya setiap saat.

Hal tersebut supaya kamu tidak tertinggal informasi yang terus menerus berubah dan berkembang.

Kamu bisa join di banyak grup sosial media atau bergabung besama komunitas investasi untuk terus bertukar pengetahuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *